Music

Sabtu, 01 Desember 2018


MAKALAH
“Perkembangan Peserta Didik Dengan Kecerdasan Ganda”
DOSEN PEMBIMBING:
Refika Andriani,M.Pd

DISUSUN OLEH:
Dinda Triana Safitri                (1888203018)
Iffa Luxviya                             (1888203017)
Mardyah Wikha                      (1888203061)
Rudin                                       (1888203050)

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Lancang Kuning
2018/2019


KATA PENGANTAR
Bismillahi Rahmanirrahim
            Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah kelompok ini dengan tepat waktu. Adapun isi dari makalah ini mengenai “Perkembangan Peserta Didik Dengan Kecerdasan Ganda”
Tak lupa pula ucapan terima kasih kami kepada Dosen dan orang-orang yang telah berpartisipasi atas terselesaikannya makalah ini.
            Makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran sangat dibutuhkan agar makalah ini kedepannya dapat disempurnakan.
Akhirul Kalam.
                                                                                                                               

              Pekanbaru,28 September 2018



DAFTAR ISI
Kata Pengantar........................................................................................................................... 1                  
Daftar Isi.................................................................................................................................... 2
BAB 1 Pendahuluan................................................................................................................ 3
A.    Latar Belakang..................................................................................................................... 3      
B.     Rumusan Masalah................................................................................................................ 4
C.     Tujuan Pembahasan.............................................................................................................. 4      
BAB II Pembahasan................................................................................................................ 5
A.    Pengertian Kecerdasan Ganda............................................................................................. 5
B.     Jenis-Jenis Intelegensi.......................................................................................................... 6
C.     Faktor Yang Mempengaruhi Kecerdasan............................................................................ 9
D.    Cara Meningkatkan Kecerdasan........................................................................................ 11
E.     Melatih Kecerdasan yang Berimbang................................................................................ 12

BAB III Penutup.................................................................................................................... 13
A.    Kesimpulan........................................................................................................................ 13
B.     Saran.................................................................................................................................. 13
Daftar Pustaka......................................................................................................................... 14





BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Pendidikan pada dasarnya merupakan suatu proses pengembangan potensi individu. Melalui pendidikan, potensi yang dimiliki oleh individu akan diubah menjadi kompetensi. Kompetensi mencerminkan kemampuan dan kecakapan individu dalam melakukan suatu tugas atau pekerjaan. Tugas pendidik atau guru dalam hal ini adalah memfasilitasi anak didik sebagai individu untuk dapat mengembangkan potensi yang dimiliki menjadi kompetensi sesuai dengan cita-citanya. Kenyataan menunjukkan bahwa program pendidikan yang berlangsung saat ini lebih banyak dilaksanakan dengan cara membuat generalisasi terhadap potensi dan kemampuan siswa. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman pendidik tentang tingkat kecerdasan setiap peserta didik. (irawidyastuti94,2014)
Istilah kecerdasan atau intelegensi bukanlah sesuatu yang baru bagi kita sebagai pendidik. Namun sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, ilmu tentang kecerdasanpun berkembang. Banyak ahli dari berbagai bidang disiplin ilmu melakukan penelitian tentang otak manusia. Setiap individu tidak hanya memiliki satu kecerdasan tetapi lebih yaitu disebut juga multiple intelligences atau kecerdasan ganda. (Budiningsih, 2005).
Kecerdasan ganda merupakan potensi yang dimiliki seseorang yang dapat diaktifkan melalui proses belajar, interaksi dengan keluarga, guru, teman dan nilai-nilai budaya yang berkembang. Kecerdasan mengandung dua aspek pokok yaitu; kemampuan belajar dari pengalaman dan beradaptasi terhadap lingkungan (Armstrong, 2002).
Kecerdasan yang paling menonjol akan mengontrol kecerdasan-kecerdasan lainnya dalam memecahkan masalah. (Relvan, 2004).



B.     Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan pendidikan?
2.      Bagaimana perkembangan ilmu pendidikan?
3.      Aspek apa saja yang dalam kecerdasan ganda?

C.    Tujuan Pembahasan
1.      Untuk mengetahui arti dari pendidikan.
2.      Untuk mengetahui perkembangan ilmu pendidikan
3.      Untuk mengetahui aspek kecerdasan ganda




BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Kecerdasan Ganda
Istilah kecerdasan atau intelegensi bukanlah sesuatu yang baru bagi kita sebagai pendidik. Namun sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, ilmu tentang kecerdasanpun berkembang.
           Jerold E Salah satu karakteristik penting dari individu yang perlu dipahami oleh guru sebagai pendidik adalah bakat dan kecerdasan individu. Guru yang tidak memahami kecerdasan anak didik akan memiliki kesulitan dalam memfasilitasi proses pengembangan potensi individu menjadi yang dicita-citakan.
Menurut William Stern, kecerdasan adalah kapasitass umum dari kesadaran individu untuk menyesuaikan pikirannya terhadap persyaratan atau tuntutan baru. Sedangkan,Charless Spearman menyebutkan bahwa kecerdasan merupakan dua kemampuan, yaitu kemampuan yang memegang tugas-tugas Intelektual dan sejumlah kemampuan khusus (memecahkan persoalan).
            Bailer dan charles mengungkapkan bahwa kecerdasan adalah kemampuan seseorang untuk menyesuaikan dan memecahkan persoalan-persoalan baru. Kemampuan-Kemampuan ini saling berhubungan,
sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia  atau KBBI (Depiknas, 2001) menyatakan bahwa kata cerdas berarti :“sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti,dll); tajam pikiran; sempurna pertumbuhan tubuhnya ( sehat, kuat )”. Sedangkan kecerdasan berarti: “ perihal cerdas; perbuatan mencerdaskan; kesempurnaan perkembangan akal budi ( seperti kepandaian, ketajaman pikiran ) “. Jadi, kecerdasan ganda adalah suatu kesempurnaan perkembangan akal budi baik dari pemikiran, kecakapan, emosional, dan moral seseorang.



B.     Jenis-jenis Intelegensi.
Horward Gardner menyatakan ada delapan jenis intelegensi, yaitu sebagai berikut.
1.      Intelegensi Bahasa ( Linguistik )
Intelegensi Bahasa adalah kemampuan-kemampuan berfikir dengan kata-kata, seperti kemampuan untuk memahami dan merangkai kata dan kalimat baik lisan maupun tertulis. Berikut karakteristik individu yang menunjukkan kemampuan dalam intelegensi bahasa.
1)      Senang membaca buku, bercerita atau berdongeng.
2)      Senang berkomunikasi, berbicara,berdialog, berdiskusi, dan senang berbhasa asing.
3)      Pandai menghubungkan atau merangkai kata-kata atau kalimat baik lisan maupun tulisan.
4)      Senang mendengarkan music.
5)       Pandai mengingat dan menghapal.
6)      Humoris. 
2.      Intelegensi Logis-Matematis.
     Intelegensi logis matematis adalah kemampuan dalam penalaran atau menghitung, seperti kemampuan menelaah masalah secra logis, ilmiah, dan matematis. Berikut krakteristik individu yang menunjukkan kemampuan dalam intelegensi logis- matematis.
1.      Senang bereksperimen, bertanya, menyusun atau merangkai teka-teki.
2.       Senang dan pandai berhitung dan bermain angka.
3.       Senang mengorganisasikan sesuatu, meyusun skenario.
4.      Mampu berfikir logis baik induktif maupun deduktif.





3.      Intelegensi Visual Spasial
Intelegensi visual spasial adalah kemampuan berfikir dalam citra dan gambar. Eperti kemampuan membayangkan bentuk suatu obyek. Berikut kerakteristik individu yang memeiliki kemampuan intelegensi visual spasial.
1.      Senang merancang sketsa, gambar, desain grafik, table.
2.      Peka terhadap citra, warna.
3.       Pandai memvisualisasikan ide.
4.       Imajinasinya aktif.
5.      Mudah menemukan jalan dalam ruang.
6.       Mempunyai persepsi yang tepat dari berbagai sudut.

4.      Intelegensi musikal
Merupakan suatu kemampuan berfikir dengan nada, irama, dan melodi juga pada suara alam. Berikut karakteristik individu yang menunjukkan kemampuan dalam intelegensi musikal.
1.      Pandai mengubah atau menciptakan musik.
2.        Senang dan pandai bernyanyi.
3.        Pandai mengoperasikan musik srta menjaga ritme.
4.      Mudah menangkap musik.
5.      Peka terhadap suara musik. 

5. Intelegensi Kinestetik Tubuh.
 Kecerdasan kinestetik tubuh yaitu kemampuan yang berhubungan       dengan gerakan tubuh termasuk gerakan motoric otak yang mengendalikan tubuh seperti kemampuan untuk mengendalikan dan menggunakan badari dengan mudah dan cekatan. Berikut krakteristik intelegensi kinestetik tubuh.
1.      Senang menari dan akting.
2.        Pandai dan aktif dalam olahraga tertentu.



6.      Intelegensi Interpersonal ( Sosial )
Merupakan kemampuan berkomunikasidan berinteraksi dengan orang lain. Berikut karakteristik individu yang menunjukkan kempampuan intelegensi interpersonal.
1.      Mampu berorganisasi dan menjadi pemimpin dalam suatu organisasi.
2.       Mampu bersosialisasi, menjadi mediator, bermain dalam kelompok/klub, dan pandai bekerja sama.
3.       Senang permainanberkelompok daripada individual.
4.      Biasanya menjadi tempat mengadu orang lain.
5.       Senang berkomunikasi verbal dan non-verbal.
6.       Peka terhadp teman, suka memberi feed back.
7.       Mudah membedakan dan mengenal perasaan dan pribadi orang lain.

7.      Intelegensi Naturalis.
Intelegensi naturalis adalah kemampuan untuk memahami gejala alam. Berikut karakteristis individu yang menunjukkan kemampuan intelegensi naturalis.
1.      Senang terhadap floran dan fauna, bertani, berkebun, memelihara binatang,berinteraksi dengan binatang dan berburu.
2.      Pandai melihat perubahan alam, meramal cuaca, meneliti tanaman.
3.      Senang kegiatan dialam terbuka.











C. Faktor Yang Memengaruhi Kecerdasan
 Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kecerdasan, yaitu:
  1. Faktor Bawaan atau Biologis
Dimana faktor ini ditentukan oleh sifat yang dibawa sejak lahir. Batas kesanggupan atau kecakapan seseorang dalam memecahkan masalah, antara lain ditentukan oleh faktor bawaan. Meskipun banyak argumentasi para ahli tentang besaran pengaruh genetika atau faktor keturunan dalam perkembangan kecerdasan seseorang, tetapi semua sepakat bahwa genetika sedikit banyak berpengaruh. Hasil riset dibidang neuroscience menunjukkan bahwa faktor genetika berpengaruh terhadap respon kognitif seperti kewaspadaan, memori, dan sensori.
  1. Faktor Minat dan Pembawaan yang Khas
Dimana minat mengarahkan perbuatan kepada suatu tujuan dan merupakan dorongan bagi perbuatan itu.
  1. Faktor Pembentukan atau Lingkungan
      Dimana pembentukan adalah segala keadaan di luar diri seseorang yang mempengaruhi perkembangan inteligensi.
  1. Faktor Kematangan
      Dimana tiap organ dalam tubuh manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
  1. Faktor Kebebasan
       Hal ini berarti manusia dapat memilih metode tertentu dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Di samping kebebasan memilih metode, juga bebas dalam memilih masalah yang sesuai dengan kebutuhannya.
  1. Pengalaman
       Pengalaman merupakan ruang belajar yang dapat mendorong pertumbuhan potensi seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa potensi otak tumbuh dan berkembang sejalan dengan pengalaman hidup yang dilaluinya. Sejak lahir hingga masa kanak-kanak yang memperoleh pengasuhan yang baik dari ibunya akan tumbuh lebih cepat dan lebih sukses dibanding anak yang kurang mendapat perhatian cenderung menimbulkan rasa rendah diri dan frustasi.
  1. Lingkungan
Lingkungan atau konteks akan banyak membentuk kepribadian termasuk potensi kecerdasan seseorang. Lingkungan yang memberikan stimulus dan tantangan diikuti upaya pemberdayaan serta dukungan akan memperkuat mental dan kecerdasan.
  1. Kemauan dan Keputusan
Kemauan yang kuat dalam diri seseorang membantu meningkatkan daya nalar dan kemampuan memecahkan masalah. Kemauan dan keputusan sering dijelaskan dalam teori motivasi. Dorongan positif akan timbul dalam diri seseorang sejalan dengan lingkungan yang kondusif, sebaliknya jika lingkungan kurang menantang sulit untuk membangun kesadaran untuk berkreasi. Otak yang paling cerdas sekalipun akan sulit mengembangkan potensi intelektualnya.
9.      Aktivitas Belajar dan Kegiatan Harian
Aktivitas dan kebiasaan manusia merupakan pengalaman yang sangat berharga dan bermakna bagi kesuksesan seseorang. Menggali kebiasaan hidup sehari-hari sangat membantu dalam memetakan pengalaman belajar yang dipadukan dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam masyarakat. Implikasi dari model belajar terpadu melalui aktivitas dan pengalaman nyata pada intinya menyerukan perubahan fundamental dalam praktek bersekolah-di-rumah yang bersifat padagogis dengan rangkaian pengembangan kemampuan majemuk melalui kebiasaaan dan pengalaman yang berlangsung sepanjang hayat.








D.    Cara Meningkatkan Kecerdasan.
Ada beberapa cara meningkatkan kecerdasan diantranya adalah :
A.    Mengaktifkan Seluruh Indra Anak Didik
Ada tiga cara yang dapat ditempuh untuk mengaktifkan seluruh indra anak didik, yaitu sebagai berikut :
1.      Melatih cara mendengar yang efektif.
Melatih anak didik cara mendengar yang efektif perlu dilakukan karena lewat pendengaran peserta didik dapat berimajinasi dan berkreativitas.
2.      Melatih mata untuk memebaca cepat dan efektif.
Melalui mata otak dapat menerima fakta-fakta yang menakjubkan yang dapat memberikan rangsangan yang lebih kaya, sehingga mata dapat melihat jeli, analitis dan akurat. Mata sangat erat dengan kemampuan membaca. Kecepatan membaca orang normal rata-rata 300 kata permenit dengan kemampuan mengingat 40-70% dari seluruh isi bacaan. Bagi seseorang yang terampil kecepatan membacanya dapat mencapai 600 kata permenit dengan kemampuan mengingat isi bacaan secara utuh.
3.       Melatih keterampilan menulis atau membuat catatan yang cepat dan tepat.
Mengenai keterampilan ini, penelitian menunjukkan hasil sebagai berikut.
1)      Ada siswa yang tidak mencatat sama sekali.
2)      Ada siswa yang diberikan catatan lengkap yang dibuatkan oleh guru.
3)      Ada siswa yang membuat catatan lengkap sendiri.
4)      Ada siswa yang diberikan catatan berupa rangkuman oleh guru.
5)      Ada siswa yang membuat catatan berupa rangkuman sendiri.
6)      Ada siswa yang diberikan catatan berupa kata-kata kunci dari guru.
7)      Ada siswa yang diberikan catatan berupa kata-kata kunci sendiri.
Siswa yang terakhir inilah yang paling bagus hasil belajarnya. Hal ini karena pikiran hanya dapat mengingat kata-kata bukan kalimat. Kata-kata kunci merupakan kata-kata inti yang menghubungkan satu pengertian dengan pengertian berikutnya dalam suatu bacaan.



E.     Melatih Kecerdasan yang Berimbang.
Kini sudah waktunya kita sebagai guru menerapkan teknik-teknik pembelajaran yang dapat menciptakan suasana belajar secara praktis. Dengan cara ini anak didik akan dapat mengalami dan menghayati apa yang dipelajari secara utuh.
Caranya adalah sebelum memulai pelajaran guru dapat memberikan tes atau angket kepada siswanya untuk menjelajahi intelegensi mereka. Pertanyaan-pertanyaan itu dibaca dan diisi sendiri oleh siswa kemudian guru mengolahnya. Dengan cara ini guru dapat melihat intelegensi mana yang paling menonjol pada siswa.
Tugas guru adalah mengkombinasikan dan memadukan intelegensi-intelegensi tersebut sebanyak mungkin dan membuat mereka senang belajar sehingga mereka mampu menggunakan intelegensi.
Melatih Silang Kecerdasan yang Berbeda.yang dimaksud dengan “silang” di sini adalah setiap intelegensi/kecerdasan anak didik tidak dikembangkan secara bersamaan, tetapi dikembangkan satu per satu secara terpisah. Tujuannya adalah agar anak didik dapat mengasah setiap bagian kecerdasannya selama waktu tertentu. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membangun stasiun kecerdasan adalah sebagai berikut
1)      Pilih materi/isi pelajaran yang khusus berdasarkan tingkat kesulitannya.
2)       Identifikasi semua kemampuan yang ada dalam setiap jenis kecerdasan.
3)       Klasifikasikan isi/bahan pelajaran sesuai dengan kemampuan-kemampuan yang ada disetiap jenis kecerdasan, sampai menghasilkan satu-satu stasiun kecerdasan.
4)      Tempatkanlah setiap stasiun kecerdasan ini di tempat-tempat yang sering dikunjungi anak didik atau yang mudah terlihat dari berbagai arah.


BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Setiap individu tidak hanya memiliki satu kecerdasan tetapi lebih yaitu disebut juga multiple  intelligences atau kecerdasan ganda.  Dan setiap individu memiliki potensi yang unik yang harus dikembangkan menjadi kompetensi. Keceerdasan adalah sehimpunan kemampuan dan keterampilan. Kecerdasan dapat ditingkatkan dengan cara belajar yang mengembangkan kemampuannya secara penuh.Pengoptimalan segala potensi yang dimiliki seseorang melalui penerapan kecerdasan ganda dalam pendidikan agama. Salah satu karakteristik penting yang harus dipahami seorang guru adalah memahami kecerdasan anak didik dan seorang guru harus mempunyai kemampuan khusus yaitu memecahkan persoalan anak didik, contohnya guru harus memahami batas kesanggupan atau kecakapan seorang siswa dalam memecahkan masalah. 

B.     Saran
Dari makalah yang penulis sampaikan adapun saran penulis adalah setelah membaca makalan ini diharapkan agar setiap orang mau belajar mengasah kecerdasan yang dimilikinya sehingga jika setiap orang mampu menggunakan inteligensi atau kecerdasannya yang paling kuat maka mereka akan menemukan bahwa belajar itu mudah dan menyenangkan.









DAFTAR PUSTAKA
http://merywintari.blogspot.co.id/2012/04/teori-kecerdasan-ganda-dan-penerapannya.html







Selasa, 27 November 2018

filosofi


TUGAS INDIVIDU


BERSAMA:
Mr. Mustakim JM, M.Pd
DISUSUN OLEH:
Nama: Dinda Triana Safitri (1888203018)
Prodi: Bahasa Inggris
Kelas: 1.1
FILOSOFI HIDUPKU:
Saya akan tetap berjuang,berusaha,belajar dan berdo’a demi kesuksesan saya untuk membahagiakan kedua orang tua saya. Saat itu saya punya sebuah rasa ketakutan. Ketakutan tersebut adalah saya tidak bisa sukses,saya takut dimasa depan saya tidak sesuai dengan ekspektasi saya. Tapi saya kan tetap berserah diri dengan yang maha kuasa, karena dia lah yang menentukan jalan yang terbaik buat hambanya dan apapun yang direncanakan itulah yang terbaik buat saya. Jangan risau Allah selalu ada. DON’T WORRY AND DON’T GIVE UP.
1. Siapa nama ketua pelaksana?
Nama Ketua: Awi Anjung
2.      Apa tujuan dari adanya kegiatan acara ngamen puisi ini?
Ketika menjalani kehidupan bermasyarakat tidak bisa lepas dari norma sosial, salah satunya adalah untuk membantu satu sama lain. Kita takkan pernah bisa hidup tanpa adanya hubungan sosial dengan orang lain, kita bukan makhluk yang serba ada, serba berkecukupan dan juga bukan makhluk yang sempurna. Maka dari itu sebuah uluran tangan dari kita sangat mereka tunggu, bukan karena mereka menginginkan untuk meminta tetapi memang sudah sepantasnya kitalah yang memberikan pada mereka karena keadaan dan kondisi mereka. Maka kita disini membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana gempa dan tsunami di Sulawesi palu,sigi,dan donggala dalam beberapa waktu yang lalu. Dalam penggalangan dana ini bukan semata mata mengumpulkan uang tapi sekaligus meningkatkan citra lembaga di masyarakat dan solidaritas yang terjaga. Bencana alam yang akhir-akhir ini menimpa sebagian wilayah Indonesia mengundang simpati dari masyarakat untuk membantu bantuan terhadap korban bencana, termasuk juga para generasi muda. Sebagai bentuk kepedulian sosial, berkeinginan melakukan penggalangan dana dengan berpentas atau penampilan dalam beberapa seni. Dan sumbangan bantuan yang didapatkan nanti akan diserahkan untuk meringankan beban korban yang membutuhkan sekarang. Kami mempunyai kreatifitas dibidang seni dan kami punya keahlian dibidang itu maka sudah sepantasnya kami memperlihatkan kepada seluruh masyarakat unilak bahwa yang kami pentaskan ini bisa membantu atau menghasilkan sedikit banyaknya uang demi ringannya segala bentuk kesusahan yang dialami saudara-saudara kita yang ada dipalu,sigi dan donggala. Salah satu kebanggaan juga bagi kami Karen selain bisa membantu, kami juga bisa menghasilkan kreatifitas terbaru dalam seni. Kami pun merasa kegiatan ini sangat positif apalagi generasi muda yang bergerak untuk menciptakan sebuah kebahagiaan bagi warga palu dan sekitarnya. Disamping itu kami sebagai mahasiswa/mahasiswi harus menunjukkan kepada masyarakat luar bahwa yang kami pelajari dikampus tidak semata mata hanya ilmu melainkan kami bisa mengapresiasikan dalam bermasyarakat ataupun dalam berhubungan sosial. Meningkatkan rasa kepedulian sosial kepada sesama mempererat tali silaturrahmi dan solidaritas semua orang yang berpartisipasi dan datang dalam acara, membantu meningkatkan kreatifitas seni, mempererat rasa persatuan dan persaudaraan. Yang mugkin pada saat ini kami bisa memberikan sebuah bentuk kado manis bagi para korban gempa.



















3.      Apa manfaat dari adanya kegiatan acara ngamen puisi?
1)      Manfaat dari sanggar seni adalah kita dapat berkreatifitas,berkreasi untuk menampilkan puisi,lagu dan yang lainnya yang telah kami pelajari disini. Dari sisi lain kami merasa bahwa mental kami ikut terbina karena seringnya mengadakan penampilan-penampilan yang mungkin membuat kami lebih percaya diri nantinya ketika ada suatu event yang kami ikuti, maka dengan adanya acara ngamen puisi ini kami merasa terbantu untuk itu. Acara ngamen puisi ini langkah awal bagi kami untuk melangkah jauh demi sebuah kesuksesan dalam berkaya seni, seprti yang kita tahu bahwa seni takkan pernah ada habisnya jika manusia mampu mengembangkan puisi tersebut.
2)      Manfaat dari masyarakat unilak adalah kita dapat terhibur dengan apa yang mereka tampilkan dan mendapat pengetahuan dari beberapa seni. Sebagai warga unilak kita seharusnya bangga atas apa yang mereka tampilkan, yang mereka tampilkan itu juga dapat membantu orang lain, mereka tampil dengan cara mereka tersendiri, mereka menyalurkan bantuan atas beberapa ilmu yamg mereka dapatkan dari kampus. Dan juga membantu perekonomian masyarakat unilak karena acara tersebut diadakan di dekat kantin unilak, mungkin ini akan manambah pendapatan si penjual. Karena kegiatan pentas seni tersebut dipusatkan disana, orang bisa makan setelah melihat setiap pertunjukannya,dan juga menikmati beberapa minuman disana.
3)      Manfaat dari saudara-saudara kita yang terkena musibah disana adalah yang jelas kita memberikan bantuan berupa uang atau bantuan lainnya yang sesuai dengan apa yang kita miliki. Kita membantu mereka dengan ikhlas, kita harus tahu bahwa mereka disana memang membutuhkan apa yang kita punya. Mungkin disana mereka masih berpikir tentang bencana yang munkin bisa datang lagi, maka disini kita juga berpikir bahwa mereka harus dibantu walaupun seadanya. Bantuan dari mereka memang sangat mereka butuhkan. Kita harus peduli terhadap mereka,inilah yang namanya hidup bersosial,bukan hanya mementingkan diri sendiri. 
4.                  Apa filosofi dari adanya kegiatan acara ngamen puisi?
Filosofinya adalah kita adakan penggalangan dana untuk bantuan saudara-saudara kita yang terkena musibah beberapa waktu yang lalu. Dan maksud dari mengadakan acara ini adalah untuk mengumpulkan dana sumbangan demi meringankan beban korban bencana alam yang terjadi di tanah air kita. Kegiatan ini mendasari bahwa kita harus saling tolong menolong antar sesame,bahwa kita haru bersatu untuk sebuah pencapaian yang maksimal. Kita tahu dipalu,sigi dan donggala sedang dikasih cobaan oleh sang kuasa, mungkin setelah ini kita yang dapat ujian, kita takkan pernah tahu kapan ujian itu datang, selagi bisa berbuat baik maka lakukanlah setiap kebaikan itu agar keberkahan selalu ada disetiap kita. Takkan ada kata terlambat untuk berbuat baik, tolong menolong salah satu cara berbagi yang terbaik. Begitu juga dalam acara ngamen puisi ini yang diadakan sekarang,orang sastra cepat bergerak untuk memberikan sebuah penampilan yang nantinya bisa menghasilkan uang. Orang sastra paham bahwa inilah saatnya menunjukkan kualitas atas apa yang mereka dapatkan selama ini.



5.                  Ada berapa cabang seni yang ditampilkan di acara ngamen seni?
Dalam acara tersebut terdapat seni yang ditampilkan adalah
1). Puisi
2). Nyanyi
3). Dance

6.                  Mengapa anda tertarik dengan acara ngamen puisi ini?
Karena selain kita melakukan aksi seni yang kita tampilkan  untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah disulawesi,palu,donggala. kita bisa memperkenalkan sanggar seni ini di unilak untuk menampilkan karya karya yang telah kita pelajari. Dan bisa melatih untuk adek-adek baru untuk mengasahkan mentalnya agar menjadi mahasiswa/mahasiswi yang teladan dan yang terbaik. Selain itu, kita disini memberitahukan kepada masyarakat unilak bahwasanya disini ada sanggar seni. Disini juga kita dapat menambahkan teman baru,dan saling berkomunikasi,bersosialisasi dengan mahasiswa/mahasiswi di unilak.




Dokumentasi
Bang Samian dan Dinda













Beliau adalah seseorang mahasiswa unilak di fakultas ilmu budaya (FIB) jurusan melayu semester 5. Dia adalah salah satu mahasiswa yang saya pilih untuk saya wawancarai di dalam acara aksi seni tersebut yang bertempat di depan kantin unilak. Disaat itu saya menemui bang samian disana, disaat beliau tidak sibuk, itulah kesempatan saya untuk menemui beliau untuk saya wawancarai.
Ide:
Ide saya adalah dengan adanya acara ngamen puisi ini alangkah baiknya lebih ditingkatkan lagi. Dan lebih sering membuat acara sanggar seni ini agar mahasiswa/mahasiswi di unilak lebih mengetahui acara seperti ini dan semakin banyak yang berpartisipasi untuk memajukan bakat-bakat mereka. Dan juga agar organisasi ini membuka atau megikut sertakan anggotanya dari fakultas lain diluar seni, dengan cara ini mungkin mahasiswa lain merasa bahwa ilmu yang mereka dapatkan tidak hanya yang dari fakultas melainkan juga ada ilmu tambahan dari luar, yang mungkin ilmu seni ini dapat ataupun sebagai media penghibur baginya, karena memang seni identik dengan sebuah hiburan.  Alangkah lebih bagusnya jika setiap bulannya ada penampilan dari aksi seni ini mungkin bisa sebagai bahan untuk mengolah kreatifitas bagi aksi seni tersebut, karena mereka bisa jadi dituntut agar setiap bulannya mereka menampilkan sebuah penampilan yang baru, agar warga kampus pun ikut terhibur dengan adanya kegiatan ini. Disamping itu  mahasiswa/mahasiswi lain,supaya dapat melatih konsentrasi dan supaya dapat menghilangkan rasa grogi nantinya disaat adanya acara besar.

Komentar:
Dengan adanya acara tersebut saya suka atas apa yang mereka tampilkan  dan juga sangat menginspirasi. Seperti puisi yang telah ditampilkan mereka sangat menjiwai dalam membaca puisi tersebut dan isi puisi nya sangat menyentuh. Dan juga sebagai generasi muda yang masih memliki banyak tekad, ini merupakan salah satu contoh bahwa anak muda dengan segala kemampuan dan kreatifitas membuktikan bahwa setiap yang ia lakukan dapat bermanfaat bagi banyak orang, tentu saja ini menjadi contoh bagi mahasiswa lain, yang bila mana mereka mau tetapi merujuk kepada kebaikan tersebut bisa didapatkan darimana saja, kapan saja, dan dengan apa saja kita dapat melakukan suatu kebaikan.


Pendapat :
Sebaiknya acara tersebut dilaksanakan ketika warga kampus tidak memiliki kegiatan, sebagai contoh haari sabtu atau minggu, ataupun ketika jam istirahat mahasiswa sekalian untuk lebih menenangkan pikiran dari tuga perkuliahan dan juga agar setiap warga universitas bisa melihat dan menyaksikan pertunjukan yang diadakan oleh sanggar seni tersebut, uang hasil donasinya pun akan meningkat karena banyaknya warga kampus yang menyaksikan . serta acara nya pun harus dibuat lebih menarik dengan menambah beberapa penampilan yang mungkin jarang ditemukan pada acara seni lainnya. Dengan cara demikian akan terasa jika pementasan sanggar seni ini membuat semua mata terlirik pada acara itu, maka hasilnya pun akan diperoleh lebih berkat sebuah acara yang memang telah berstruktur dari awal sampai akhir penampilan.

Saran:
Dalam setiap penampilan yang ditampilkan hendaknya para pemain harus sudah paham dan tahu apa yang harus mereka tampilkan, jangan sampai ketika mereka tampil mereka belum siap dengan apa yang mau  mereka tampilkan, maka ketika kita mau menampilkan sebuah penampilan yang memukau, mak hendaknya persiapan yang matang itu modal utama, sserta mental ketika tampil itupun perlu, karena persiapan yang cukup dengan percaya diri pada penampilan tersebut. Orang akan menganggap bahwa ia tampil memang sudah dipersiapkan dan itu merupakan penarik bagi para penonton yang menyaksikan. Seandainya penonton sudah terpukau dengan penampilan tersebut maka dilain waktu ketika sanggar seni ini tampil lagi maka orang lain paham kalau yang ditampil itu memang sanggar seni yang berkualitas, dan mereka harus menyaksikan setiap penampilan yang mereka tampilkan nantinya. Kalau mementaskan suatu seni yang paling utama adalah penampilan yang harus dituntut bagus dan juga mempunyai perbedaan dengan penampilan yang biasanya, intinya penampilan tersebut harus unik dan menarik.

Kritik:
Saya kurang suka dengan tempat acara tersebut, karena saya merasa bahwa alangkah lebih menariknya jika acara tersebut diadakan ditempat yang khusus untuk menampilkan bakat-bakat seni yang dimiliki. Contohnya tempat pamggung teater, dengan diadakannya acara tersebut disana maka orang tahu bahwa acara tersebut memang dilakukan oleh orang seni yang berpengalaman dibidangnya. Meraka si penonton akan berpikir bahwa ini menarik untuk dikunjungi. Apalagi diadakan di panggung teater tersebut. Semua mata para mahasiswa akan melirik kesana. Dan juga agar citra seni tersebut muncul ditengah-tengah penampilan mereka. Sebenarnya bisa saja di sembarangan tempat melakukan penampilan tersebut, tetapi saya rasa daya tariknya kurang maka alternatifnya ialah diadakan dipanggung khusus penampilan seni itu akan lebih menakjubkan.